Growing Every Day
Just like a tree, Landson grows every day. Come, be the witness of our growth
/ Home / News / Testimonial

Sudah Ada 662 Kasus Positif Influenza A-H1N1 di Indonesia

Jakarta, Friday, 14 August 2009

JAKARTA, KOMPAS.com -  Sampai tanggal 5 Agustus 2009, total kasus positif influenza A-H1N1 mencapai 662 orang setelah ada tambahan 43 orang pasien: 20 laki-laki dan 23 perempuan. Selain itu, dua orang meninggal dunia pada tanggal 2 dan 3 Agustus 2009.

Ketua Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) Depkes Agus Purwadianto di Jakarta, Rabu (5/8) menyatakan, tambahan 43 orang tersebut berasal dari 9 provinsi: Banten (2 kasus), DKI Jakarta (17 kasus), Jawa Barat (3 kasus), Jawa Timur (1 k asus), Kalimantan Selatan (11 kasus), Kalimantan Timur (1 Kasus), Riau (6 kasus), Sulawesi Selatan (1 kasus) dan Sumatera Utara (1 kasus).

 

Ke 43 orang tersebut adalah Warga Negara Indonesia: 36 orang tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri, 3 orang memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri (Malaysia, Thailand dan Singapura) dan 4 kasus tidak jelas riwayat perjalanannya.

 

Sementara itu,Tjandra Yoga Aditama, Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Depkes menambahkan, sampai tanggal 5 Agustus 2009 sudah 20 provinsi ditemukan kasus positif influenza A H1N1, yaitu yaitu: Bali, Banten, Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kepri, Sulawesai Utara, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Jambi, Riau, Kalimantan Tengah, Lampung, Kalimantan Barat dan Nusa Tenggara Barat.

 

Dengan demikian, secara kumulatif kasus positif influenza A H1N1 di Indonesia, adalah 662 orang terdiri dari 354 laki-laki dan 298 perempuan. Pasien meninggal dunia dua orang. Pasien pertama, laki-laki usia 75 tahun, WNA meninggal pada 2 Agustus 2009. Masuk RS dengan keluhan batuk dan demam, dalam perawatan pasien bertambah sesak dan meninggal dunia dengan pneumonia berat.

 

Pasien kedua, anak perempuan usia 2 tahun, WNI meninggal pada 3 Agustus 2009. "Pasien ini memiliki berbagai penyakit dasar sebagai predisposisi. Ketika masuk RS dengan keluhan sesak dan demam kemudian memburuk dengan cepat dan akhirnya meninggal dunia dengan pneumonia yang luas," papar Tjandra Yoga.

 

Ditambahkan, sejak ditetapkan sebagai pandemi oleh WHO 11 Juni 2009, di seluruh dunia sampai 27 Juli 2009 tercatat 134.503 orang positif terkena influenza A H1N1. Penyakit ini ditularkan melalui kontak langsung dari manusia ke manusia lewat batuk, bersin atau benda-benda yang pernah bersentuhan dengan penderita, karena itu penyebarannya sangat cepat.

 

 

 

Ada 4 komentar untuk artikel ini. Posting Komentar Anda

  • Indah, Flu babi makin nakutin ya. Sepertinya penyebarannya di Indonesia cepet banget. Harus bener-bener jaga kesehatan nih
  • Andi, Gimana jadinya kalau flu babi campur flu burung ya? Ngeriiii.
  • Dina, Dulu flu burung, sekarang flu babi. Besok flu apalagi nih? Makin aneh-aneh aja penyakit jaman sekarang.
  • Ria, Makanya harus hidup sehat biar penyakit gak ada yang mau deket-deket. Apa mesti pake masker mulu ya biar gak ketularan. Jadi parno kalo udah berasa demam dan mau flu, jangan-jangan kena flu babi. Amit-amit deh.

Posting komentar anda

Landson menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Landson berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA

7 Faktor yang Dapat Mengubah Efektivitas Obat

Sudah minum obat tetapi tetap tak kunjung membaik, atau bahkan malah tambah sakit? Kondisi seperti ini mungkin saja terjadi. Tidak banyak yang mengetahui bahwa efektivitas obat bisa berubah

>> more